Faktor-Faktor Keberhasilan KBM

Adalah hal yang sangat membahagiakan bagi seorang guru, ketika tahu bahwa apa yang telah disampaikan atau diajarkan, dapat dengan mudah dimengerti dan dipahami oleh para muridnya. Tetapi hal seperti itu tidak selamanya berlangsung dengan baik. Terkadang ada beberapa rekan guru yang mengeluhkan betapa sulitnya memberikan penjelasan dan pemahaman tentang suatu masalah atau  soal tertentu terhadap para muridnya keseluruhan atau terhadap beberapa murid tertentu.

Banyak sekali kejadian di sekeliling kita tempat mengajar yang dapat kita petik sebagai pelajaran (ada yang mengatakan “Masyarakat adalah merupakan Literatur yang paling komplit“), untuk kita jadikan pedoman dan acuan dalam kita mengemban tugas mengajar di sekolah kita masing-masing. Anda tidak perlu susah-susah mencari buku panduan mengajar, karena itu sudah ada di sekitar kita.

Menurut kita, ada beberapa faktor yang sangat dominan dalam usaha kita mewujudkan keberhasilan proses kegiatan belajar mengajar. Tapi sebelum kita membahas faktor-faktor tersebut, alangkah baiknya jika kita mengupgrade pengertian kita tentang “Mengajar”. Di bawah ini akan kita nukilkan beberapa pendapat tentang pengertian “mengajar”.

* Jerome S. Bunner dalam bukunya “Toward a Theory of Instruction” mengemukakan bahwa Mengajar adalah menyajikan ide, problem atau pengetahuan dalam bentuk yang sederhana sehingga dapat dipahami oleh setiap siswa (Uzer Usman dan Lilis Setyawati, 1993).

* Ngalim Purwanto dalam bukunya “Ilmu Pendidikan, Teoritis dan Praktis (1998)” mengemukakan yang dimaksud dengan mengajar ialah memberikan pengetahuan atau melatih kecakapan-kecakapan atau ketrampilan-ketrampilan kepada anak-anak. Jadi mengajar bukan sekedar proses penyampaian ilmu pengetahuan, melainkan mengandung makna yang lebih luas dan kompleks, yaitu terjadinya komunikasi dan interaksi manusiawi dengan berbagai aspeknya.

Kembali kepada masalah pokok kita tentang faktor-faktor yang dapat mendukung keberhasilan kita dalam proses kegiatan belajar mengajar. Faktor-faktor ini saya simpulkan atas pengamatan serta pengalaman pribadi selama berkecimpung dalam KBM di TPQ. Hal ini dikemukakan tidak lebih dari keinginan berbagi dan tukar pengalaman, karena sejatinya bahwa setiap guru memiliki pandangan masing-masing sejalan dengan filosofinya. Faktor-faktor tersebut adalah :

  1. Penguasaan guru atas materi yang akan disampaikan. Kalau faktor yang ini sudah mutlak harus ada, kalau tidak ada maka faktor-faktor lain sudah tidak ada gunanya.
  2. Suasana kelas yang *nyaman dan **bersahabat. *Faktor ini bisa terwujud karena fasilitas-fasilitas yang dibenahi secara bertahap, dan **faktor yang kedua merupakan kepandaian yang harus dimiliki oleh seorang guru untuk menghadirkan suasana yang bersahabat di dalam ruang belajar mengajar.
  3. Penyederhanaan masalah. Guru harus bisa memberikan jalan keluar yang lebih mudah untuk membantu para anak didiknya dalam mencerna dan memahami suatu pelajaran, masalah atau soal. Di bawah ini kita tampilkan salah satu contoh apa yang dilakukan oleh rekan guru kita, Drs. Mujazin yang membuat satu ringkasan beberapa definisi dalam mata pelajaran Tajwid :
    Ringkasan I

    Ilmu Tajwid, Oleh Drs. Mujazin

    Ringkasan II

    Ilmu Tajwid, Oleh Drs. Mujazin

4.  Perhatian kepada anak didik yang proporsional. Guru harus memberikan perhatian dengan porsi yang adil kepada para anak didiknya, tidak boleh pilih kasih apalagi jika tindakan pilih kasihnya itu sangat mencolok di hadapan murid yang lainnya.

5.  Evaluasi rutin.

 

cf : http://blog.umy.ac.id
This entry was posted in Motivasi, Uncategorized and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s