Guru Profesional

Judul di atas mohon untuk tidak ditertawakan, mengingat kita semua tahu bahwa imbal jasa, honor atau pengganti transport para guru TPQ, masih jauh dari kriteria memadai. (Suara Merdeka, 01 Maret 2010 ; “Jumlah guru TPQ di Kendal mencapai 10.000-an orang. Sebagian dari mereka mendapatkan honor dari yayasan tempat mereka mengajar berkisar Rp. 50 ribu / bulan.” Demikian kata Ketua Fuspaq Kabupaten Kendal. …….) Bagaimana mungkin dengan imbal jasa sebesar itu, seorang guru TPQ dituntut untuk menjadi profesional. Ada-ada saja.

Lalu bagaimana?

Sebaiknya kita kembali lagi kepada sebuah hadits Nabi saw :

خيركم من تعلّم القرأن وعلّمه

“Sebaik-baik kamu sekalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.”

Saya kira tidak ada guru TPQ yang tidak senang mendengar atau membaca hadits tersebut di atas. Oleh sebab itu saya akan mengatakan, “Berbanggalah anda sekalian para guru TPQ, jadikan itu pekerjaan tetap anda, tetapi jangan sekali-kali menjadikan itu sebagai mata pencaharian.”

Kalau saya menyuruh untuk menjadikan mata pencaharian, ya kebangetan. Tetapi kita akan mengajak para guru TPQ untuk lebih profesional dalam melakukan atau menyelenggarakan proses kegiatan belajar mengajar, agar hasilnya maksimal dan akhirnya akan menghasilkan anak-anak yang cerdas dan sholeh harapan kita semua untuk kelestarian dan kejayaan Islam khususnya di Indonesia. Lalu apa dan bagaimana sih definisi profesional itu?

Dibawah ini akan dituliskan definisi profesional dari beberapa sumber :

* Profesional bersangkutan dengan profesi yang memerlukan kepandaian untuk menjalankannya. (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

* Profesional adalah seseorang yang memiliki kompetensi data suatu pekerjaan tertentu. (Kusnanto)

* Profeional adalah orang yang memberikan pelayanan kepada klien. (Daryl Koehn)

* Profesional adalah orang yang berdisiplin dan menjadi “kerasan” dalam pekerjaannya. (Aholiab Watloly)

* Profesional merupakan sikap yang mengacu pada peningkatan kualitas profesi. (Oerip S. Poerwopoespito)

* Profesional merupakan suatu tuntutan bagi seseorang yang sedang mengemban amanahnya agar mendapatkan proses dan hasil yang optimal. (Lisa Anggraeny)

* Profesional merupakan bagian dari proses, fokus kepada output, dan berorientasi pada customer. (Budi Purnawanto)

* Profesional adalah seorang yang benar-benar ahli di bidangnya dan mengandalkan keahliannya tersebut sebagai mata pencahariannya. (Hary Suwanda)

* Profesional adalah elemen individual yang meletak dalam rangkaian besar mesin kapitalisme. (A. Prasetyantoko)

* Seorang profesional harus mampu menguasai ilmu pengetahuannya secara mendalam, mampu melakukan kreativitas dan inovasi atas bidang yang digelutinya serta harus berfikir positif dengan menjunjung tinggi etika dan integritas profesi. (Tanri Abeng, 2002)

cf ; carapedia.com

Semoga bermanfaat.

This entry was posted in Motivasi and tagged , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s